Sprinkler

Sprinkler

26

Jun

Sprinkler

  • Sprinkler Suatu alat yang mampu menyemprotkan air dalam jumlah dan radius penyiraman pada tekanan tertentu, dimana sprinkler ini bisa berupa sprinkler yang berputar, tetap, nozzle, maupun pipa yang berlubang.
  • Untuk menjamin keseragaman penyiraman air maka jarak antar sprinkler dan pipa lateral harus overlap pada diameter penyiramannya, hal ini untuk menanggulangi pengaruh angin.

Pada kondisi normal pemasangan sprinkler dapat mengikuti kondisi umum sbb :

Tabel Angin

TYPE SPRINKLER BERDASAR TEKANAN KERJANYA
Rendah : 0.3 – 2 kg/cm2 (bar)
Diameter pembasahan kecil, presitipasi relatif tinggi, butiran air agak kasar.
Contoh : tanaman citrus, under tree orchard

Rendah

Sedang : 2 – 4 kg/cm2 (bar)
Diameter pembasahan 18 – 40 mtr, daerah pembahasan lebih luas, butiran air lebih halus, distribusi air umumnya lebih bagus, presitipasinya 2,5 mm/hr.
contoh : seluruh macam tanaman dan tipe tanah.

Sedang

Tinggi : 4,1 – 6,9 kg/cm2 (bar)
Diameter pembasahan 18 – 40 mtr, presitipasi rate sekitar 8 mm/hr.
Contoh : pembibitan kelapa sawit.

Tinggi

Besar : diatas 5,5 kg/cm2 (bar)

Diameter dengan kapasitas air 350 – 2.200 ltr/min. Diameter pembasahan +/- 100 mtr, presitipasi rate sekitar 10 mm/hr.
Contoh : tebu, pisang, atau tanaman tropical dengan jarak tanam rapat.

Besar

Sprayer
Contoh : Spray Jet, XL Jet pada tanaman produksi buah-buahan, Mist pada perkecambahan tanaman dan pengaturan kelembaban rumah kaca, juga sebagai nozzle pada sistim aeroponik.

Sepray

Tags Knowledge